Diterima jalur Undangan PTN, kurang perjuangan?

Ditulis oleh Firman Ramadhani

Seringkali kita mendengar kalau orang-orang yang diterima jalur undangan itu perjuangannya kurang karena diterima “cuman” berdasarkan seleksi nilai rapor saja yang katanya bisa dimanipulasi. Saya tidak menyalahkan pendapat ini, mungkin memang benar ada orang yang memanipulasi nilai rapor agar diterima di PTN, tapi harus diingat bahwa hal tersebut hanya dilakukan segelintir orang, jangan mengeneralisasi semua orang mau melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Apalagi, seperti yang kita tahu, nilai rapor sebenarnya bukan satu-satunya faktor yang berpengaruh dalam proses seleksi, contoh faktor lainnya adalah kualitas alumni di PTN yang dituju.

Mungkin memang benar, jika ada yang mengatakan bahwa orang-orang yang diterima jalur tes (SBMPTN, UM, dll) perjuangan menjelang tes-tes tersebut pasti jauh lebih besar dari yang sudah diterima jalur undangan, namun harus diingat juga, orang yang diterima undangan berjuang selama tiga tahun untuk dapat diterima di PTN impiannya. Jadi mungkin kurang tepat kalau dikatakan bahwa orang yang diterima jalur undangan perjuangannya lebih sedikit ketimbang yang diterima jalur tes tulis. Semua memiliki porsi masing-masing dan jalannya masing-masing untuk diterima di PTN impiannya.

kelebihan dari orang-orang yang diterima lewat jalur undangan adalah ketahanan untuk terus konsisten selama tiga tahun masa SMA mempertahankan atau meningkatkan nilai rapornya dari satu semester ke semester selanjutnya, dan orang-orang yang diterima lewat jalur tulis memiliki kemampuan untuk belajar secara cepat dengan waktu terhitung singkat agar dapat mengerjakan soal-soal tes tulis yang terkenal sulit.

Baik jalur tulis maupun jalur undangan keduanya memiliki syarat ketekunan dan semangat yang kuat untuk dapat melewatinya, tidak ada yang lebih baik, keduanya sama, tinggal bagaimana orang yang sudah diterima melalui salah satu jalur tersebut membuktikan kemampuannya di PTN masing-masing. Jadi jangan sampai kita berpandangan bahwa salah satu jalur tersebut lebih baik dari yang lainnya, toh keduanya memiliki kelebihannya masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s