Diklat Dasar Aktivis Terpusat

“Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan” – Tan Malaka

Entah mengama pertama kali saya melihat publikasi DDAT di official account line KM ITB, saya langsung berpikir bahwa inilah tempat yang tempat bagi saya yang bodoh untuk belajar. Ketertarikan akan dunia kemahasiswaan yang jujur walaupun sudah hampir satu tahun saya berada didalamnya namun belum juga menemui intisari yang memuaskan, membuat saya mendaftarkan diri untuk mengikuti DDAT ini, dan tak pernah terpikirkan bahwa apa yang saya dapatkan nanti, bukan sekedar pemahaman tentang dunia baru ini, namun jauh lebih banyak dari itu.

Tanggal 12 mei 2017, hari jumat, 2 hari menuju hari pertama DDAT, diadakan kumpul angkatan DDAT untuk menentukan koordinator angkatan. Singkat cerita, saya mendapat amanah mengemban tanggung jawab ini, “wah gila nih gw yang biasa kayak gini harus jadi koordinator temen-temen yang hebat, dan pasti pengalamannya banyak” pikir saya waktu itu (bahkan sekarang juga masih berpikir gini hehe). Karena saya percaya bahwa amanah tidak akan salah memilih tuannya, saya beranikan diri untuk mengambil amanah ini.

Ternyata pikiran pertama saya, bahwa  temen-temen DDAT adalah orang yang hebat benar-benar terbukti. Banyak teman-teman yang bahkan sebelum keberangkatan sempat berkoordinasi hingga pukul dua subuh untuk kelancaran acara nantinya, dan yang saya apresiasi adalah mereka melakukannya dengan sukarela (thanks to muzakki, haura, maylinda, geody, dan samratulodo!)

Dari 65 orang yang terdaftar menjadi peserta, 47 orang memiliki semangat yang lebih dan mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir. Kita semua diajarkan mengenai ilmu-ilmu oleh pemateri-pemateri hebat dan menurut saya pribadi, sangat sulit menemukannya secara lengkap diluar sana, tidak hanya diajarkan untuk memahami ilmu-ilmu tersebut, kita juga diajarkan untuk mengaplikasikannya (untuk materi-meterinya bakal saya share di post-post selanjutnya ya).

myhome.jpg

(Arfan lagi orasi tuh haha)

Kita sempat diminta untuk melakukan simulasi demo, namun bukan sekedar demo, kita juga diajarkan untuk mengkaji secara matang masalah yang akan diaspirasikan. Pengalaman selama DDAT seru banget, apalagi ketika orang yang berperan menjadi ketua DPRD keluar dan menyambut massa (bang Iban Aso terbaik sih hahaha), temen-temen seperti Sultan yang membacakan puisi (bener-bener menjiwai lah mantep), Dzaky dan Arfan yang berorasi, Helmi dan Canggih yang menjadi negosiator, Ali yang melakukan drama dengan penuh penghayatan (ini serius saya kira nangis beneran), Nada dan Sasa yang dengan berbusa ngejawabin panitia yang berperan jadi pihak pers, Amsyari yang mengkoordinir urusan media aksi, dan temen-temen semua yang penuh semangat melakukan aksi dan membantu persiapan, TERBAIK LAH SEMUA!

Kita juga sempat melakukan aksi teatrikal bareng-bareng! bukan hanya sebuah teatrikal biasa, namun seluruh materi yang kami dapatkan harus dapat tersampaikan kepada audiensi. Seru banget (banyak ngakaknya sih, apalagi pas scene iqbal menggugat pembubaran KM ITB HAHAHA, sumpah bal muka lu kondisikan), walaupun waktu persiapannya pendek, saya rasa kita dapat melakukannya dengan baik (skill improvisasinya tinggi banget hahaha), yang saya salut adalah disaat persiapan teatrikal, ketika itu banyak dari temen-temen DDAT yang bersedia membantu mengonsep walaupun saya tau dari muka-mukanya capek-capek hasil aktivitas seharian, dan itu jam 1 dini hari! A P R E S I A S I!

Sempat juga kita secara berkelompok berkunjung ke rumah warga sekitar lalu berdialog. Selain itu, kita juga mengikuti aktivitas warga! lucky me, kelompok saya malah diajakin masak bareng! dan tentu, MAKAN BARENG hahaha, liat nih fotonyaa

DDAT lagi kuy_170517_0026.jpg

(Keliatan ya anget nasi timbelnya? haha, sedaap)

DDAT lagi kuy_170517_0030.jpg

(Berwefie ria dengan bu eulis)

Kebersamaan yang terbentuk sangatlah terasa, kita disatukan disatu villa (tentu laki-laki dan perempuan dipisahkan untuk tempat beristirahat), saling mendukung satu-sama lain, dan melakukan aktivitas bareng selama tiga hari dua malam.  Buat kalian semua temen-temen DDAT saya, bener-bener terbaiklah, jujur saya sendiri belum pernah ngerasain lingkungan yang seantusias DDAT ini, mantap abis! Buat panitia, makasih banyak udah mempersiapkan acara seperti ini! Salut hehe

myhome_0

(Foto bareng nih semua)

Makasih Ody, Muzzakki, Haura, Maylinda, Dea, Sam, Amsyari, Vebri, Martha, Aldi, Sultan, Elma, Iqbal, Aryo, Denny, Hana, Faruq, Anwar, Titis, Anhar, Nafidzah, Asyifah, Fia, Helmi, Athar, Sasa, riska, Jessica, Canggih, Hafidh, Nada, Arfan, Sena, Nanda, Dzaky, Tiara, Husein, Ali, Kadek, Ridwan, Aisy, Didi, Alfi, Fafa, Abi, dan Hasan. Maaf engga bisa apresiasi satu-satu buat sumbangsih kalian, soalnya banyak banget haha, dan terlebih semua punya sumbangsih masing-masing buat angkatan DDAT kita ini. Selanjutnya kita bakal berpisah dan berjuang dijalan masing-masing tapi jangan sampai saling melupakan ya! See you next time!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s